Presiden Jokowi Tegaskan Soal Pemindahan Ibu Kota dalam Buka Bersama Pimpinan Negara di Istana
TRIBUNNEWS.COM - Belum lama ini, Presiden Jokowi menggelar buka bersama pimpinan negara di Istana Kepresidenan.
Dalam perjumpaan di acara buka bersama dengan para pimpinan negara tersebut, Jokowi menyinggung soal pemindahan Ibu Kota.
Pemidahan Ibu Kota tampak dibenarkan oleh Jokowi dan bukan lagi kabar isapan jempol.
Seperti yang dikabarkan sebelumnya, pemindahan Ibu Kota dilakukan lantaran kepadatan penduduk yang kian menekan DKI Jakarta.
Pertumbuhan penduduk yang kian pesat di Ibu Kota Negara yang sekarang kian menambah problematika sosial.
Tak hanya itu, pertumbuhan penduduk di DKI Jakarta tidak diimbangi dengan banyak faktor, sehingga perlu adanya pemindahan Ibu Kota.
Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia dinilai sudah tidak efektif untuk menjalankan pemerintahan negara.
Meskipun pemindahan Ibu kota Indonesia, Jakarta ke daerah lain di luar pulau Jawa sebenarnya bukan merupakan proses yang mudah.
Dilansir Grid.ID dari laman kompas.com, perpindahan Ibu kota Indonesia ke daerah lain merupakan rencana jangka panjang yang harus dilakukan secara bertahap.
Alasannya karena daerah pengganti Ibu Kota sudah harus memiliki sarana dan prasarana yang memadai.
Ada dua alasan utama kenapa Ibu Kota harus pindah dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Ibu Kota harus pindah dalam jangka pendek jika dalam kondisi darurat seperti peperangan atau bencana alam.
Perpindahan Ibu Kota dalam jangka pendek pun harus melihat daerah pengganti sudah siap dan mampu menerima sebagai pengganti atau belum.
Ibu Kota Negara Indonesia pernah dipindahkan ke Daerah Istimewa Yogyakarta pada 4 Januari 1946.
Meksi begitu, Presiden Jokowi benar-benar siap menyeriusi pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia.
Hal ini seperti yang diungapkan Jokowi usai menggelar buka bersama para pimpinan negara di Istana Kepresidenan pada Senin (6/6/2019).
Dilansir Grid.ID dari laman KompasTV, Presiden Jokowi menegaskan keseriusannya dalam menangani pemindahan Ibu Kota.
"Mumpung bertemu dengan ketua dan pimpinan lembaga dan negara, saya ingin menyinggung sedikit mengenai hal yang berkaitan dengan pemindahan Ibu Kota," ucap Jokowi.
Pemindahan Ibu Kota tersebut diseriusi setelah sempat dibahas tiga tahun lalu.
"Kita serius dalam hal ini karena sejak tiga tahun yang lalu sebetulnya telah kita bahas secara internal," imbuh Jokowi.
Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga telah meminta Bapenas agar melakukan kajian demi terrealisasinya rencana tersebut.
"Kemudian 1,5 tahun yang lalu kami minta Bapenas untuk melakukan kajian-kajian yang lebih detail baik dari sisi ekonomi, sosial politik, dan juga dari lingkungan,"pungkas Jokowi. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden Jokowi Tegaskan Soal Pemindahan Ibu Kota dalam Buka Bersama Pimpinan Negara di Istana, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/05/07/presiden-jokowi-tegaskan-soal-pemindahan-ibu-kota-dalam-buka-bersama-pimpinan-negara-di-istana.
Penulis: Grid Network
Penulis: Grid Network
