Detik-detik SBY ke Berbagai Kampus Pasca 3 Aktivis Tewas, Diserang & Disebut Masuk Kandang Harimau
TRIBUNNEWS.COM - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata pernah ditugaskan untuk mendatangi sejumlah kampus pasca peristiwa 1998.
Itu terjadi sebelum SBY menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-6.
SBY sendiri menjadi presiden sejak tahun 2004.
SBY memimpin Indonesia selama 10 tahun.
Awalnya, SBY didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
SBY, dan Jusuf Kalla memang memenang Pilpres 2004.
Mereka mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi pada putaran kedua Pilpres 2004.
Kepemimpinan SBY berlanjut pada periode kedua.
Tepatnya pada tahun 2009 hingga 2014.
Kali ini SBY didampingi oleh Boediono sebagai wakil presiden.
SBY-Boediono memenangkan Pilpres 2009 sesusai mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi, dan Jusuf Kalla-Wiranto.
Sebelum menjabat sebagai presiden, SBY pernah menjalani sejumlah tugas.
Satu di antaranya adalah tugas untuk mendatangi sejumlah kampus di Indonesia.
Hal itu seperti yang dituliskannya dalam bukunya yang berjudul "SBY Selalu Ada Pilihan", terbitan Kompas tahun 2014 lalu.
Dalam buku itu, SBY mengungkapkan hal itu terjadi pasca peristiwa 1998.
Ada sejumlah kampus yang harus didatanginya. Kemudian, SBY datangi kampus pasca peristiwa 1998.
Di antaranya Universitas Indonesia (UI) di Depok dan Salemba, Institut Teknologi Bandung, khususnya komunitas Masjid Salman, Universitas Trisakti.
Khusus untuk Universitas Trisakti, SBY menyebutnya masih "membara" karena tewasnya 3 mahasiswa pada 12 Mei 1998.
Selain itu juga ada Universitas Gajah Mada (UGM) di Yogyakarta, kalangan aktivis Universitas Airlangga di Surabaya, dan berbagai tempat lainnya.
SBY menyebut tugasnya itu seperti "ulo marani gebuk".
Atau ular datang untuk digebuk.
Alasannya saat itu memang sentimen antimiliter masih tinggi.
"Seperti pula kambing masuk ke kandang harimau," tulis SBY dalam bukunya.
Berbagai perlakuan pun diterima SBY saat itu.
"Tidak pernah saya lupakan, awalnya saya diserang dan didamprat habis. Dituding-tuding," ungkap SBY.
Meski demikian, kondisi itu tidak berlangsung lama.
Sebab, belakangan kondisi menjadi tenang.
Itu terjadi setelah SBY memberikan penjelasan tentang situasi yang sebenarnya.
"Apalagi setelah saya sampaikan bahwa justru TNI sedang melaksanakan reformasi, mereka berbalik memberikan dukungan yang kuat," tandas SBY.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Detik-detik SBY ke Berbagai Kampus Pasca 3 Aktivis Tewas, Diserang & Disebut Masuk Kandang Harimau, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/05/05/detik-detik-sby-ke-berbagai-kampus-pasca-3-aktivis-tewas-diserang-disebut-masuk-kandang-harimau.
Editor: Januar Adi Sagita
